Penelitian

Pertemuan Audiensi PPH-UNAIDS & Subdit HIV-AIDS Kemenkes terkait Pengembangan Jaringan Penelitian HIV-AIDS Indonesia

  • By Armadina Az Zahra
  • 31 July 2020
None

Medio 2019 menjadi awal berjalannya proyek pengembangan Jaringan Penelitian dan Database HIV-AIDS Indonesia yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian HIV AIDS UNIKA Atma Jaya (PPH UAJ) dan UNAIDS Indonesia. Produk yang dihasilkan melalui proyek ini berupa situs web (website) berisi indeks jurnal ilmiah, buku-buku, laporan penelitian, makalah kebijakan, makalah konferensi, dan data primer dari universitas, badan penelitian, lembaga pemerintahan, dan penerbit yang berkaitan dengan HIV AIDS. Beralamat surel di jphiv-ina.net, situs web ini tentu menjadi angin segar bagi siapa saja yang bergelut pada isu HIV AIDS juga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan untuk mengetahui lebih banyak informasi terkait pelbagai kajian HIV AIDS.

Memperluas tindak lanjut dari terciptanya situs web jphiv-ina.net, PPH UAJ bersama dengan UNAIDS melakukan audiensi dengan Sub Direktorat HIV-AIDS Kementerian Kesehatan (Subdit HIV-AIDS Kemenkes). Terlaksana pada Rabu pagi (29/07) dalam ruang pertemuan virtual Zoom, para perwakilan dari PPH UAJ dan Ibu Lely Wahyuniar (UNAIDS Indonesia) bertatap muka daring dengan Ibu Inong Nurjannah (Kepala Subdit HIV-AIDS Kemenkes) dan Ibu Ann (Subdit HIV-AIDS Kemenkes). Dalam audiensi ini, PPH UAJ dan UNAIDS membawa dua agenda utama yakni pemaparan hasil pengembangan Jaringan Penelitian dan Database HIV-AIDS Indonesia (JPHIV-INA) yang telah dilaksnakakan oleh PPH UAJ dan UNAIDS, dan diskusi terkait tindak lanjut pengembangan dan implementasi JPHIV-INA.

Diawali dengan penuturan Ibu Inong Nurjannah, ia membagikan harapan agar ke depannya PPH UAJ dapat berjejaring dengan semua fakultas dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki kesamaan fokus dan visi-misi pada isu serupa. Selain itu harapan agar dapat bekerja sama dengan kementerian terkait lainnya turut disampaikan agar ragam pengetahuan yang termaktub dalam JPHIV-INA dapat dibagikan lebih luas dan menjadi bahan pembelajaran pada evaluasi program sehubungan dengan isu HIV AIDS di Indonesia. Berdasarkan audiensi ini ke depannya terdapat dua rencana tindak lanjut yang diwacanakan. Pertama, penyusunan konsep kegiatan virtual menuju Hari AIDS Sedunia 2020 yang nantinya akan dibicarakan dan dimatangkan kembali. Kedua, perencanaan berlanjutkan dan roadmap JPHIV-INA, termasuk di dalamnya pengembangan wadah daring jphiv-ina.net dengan lebih komprehensif.