Peningkatan Kapasitas

Serba-serbi Media Sosial: Remaja dan Teknologi

  • By Fikri Haidar
  • 13 January 2023
None

Perkembangan teknologi yang pesat beserta penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari membuat remaja dan teknologi tidak terpisahkan. Pandemi Covid-19 beserta pembatasan sosial meningkatkan penggunaan teknologi pada remaja. Teknologi menjadi bagian dari kehidupan remaja yang semakin sulit untuk dipisahkan. 

Fenomena ini menjadi kesempatan baik untuk remaja mengeksplorasi teknologi untuk memenuhi kebutuhan dan menyalurkan eskpresinya. Namun di sisi lain, penggunaan teknologi yang intens cenderung menimbulkan ketergantungan terhadap teknologi. Ba

Diskusi Kultural: Remaja dan Kesehatan Reproduksi bersama PKBI DKI Jakarta kali ini berbicara tentang remaja dan teknologi. Bersama Farah Putri Arijani selaku staf Pengembangan Sumber Daya di Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur, Diskusi Kultural kali ini akan membahas perilaku remaja terhadap teknologi dan bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi yang sudah familiar untuk mereka. Diskusi diadakan secara virtual melalui Zoom pada Jumat, 13 Januari 2023 yang dihadiri oleh berbagai kelompok dari wilayah di Indonesia. 

Media sosial menjadi bagian dari teknologi paling sering digunakan oleh para remaja disekitarnya. Sebagai staf pengembangan sumber daya di PMI Jakarta Timur dan anggota di berbagai komunitas, ia tidak menyangkal bahwa media sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja. Ia menjelaskan remaja menggunakan media sosial untuk edukasi, eksistensi diri dalam pergaulan, ekspresi diri, dan hiburan di kala waktu senggang. Stereotipe remaja hanya menggunakan media sosial untuk hiburan ternyata tidak relevan ketika Farah melihat remaja di sekililingnya bahwa remaja semakin lihai memanfaatkan media sosial.

Penggunaan yang intens media sosial oleh remaja seperti dua sisi koin. Media sosial berdampak positif dan negatif untuk remaja yang harus diketahui. Kecanduan dan kecemburuan adalah sebagian besar dampak negatif dari penggunaan media sosial sehari-hari. Doom scrolling atau terus-menerus memantau linimasa dan melihat postingan orang lain menimbulkan ketergantungan dan kecenderungan untuk memperbandingkan diri. Hal ini dapat menimbulkan depresi bagi remaja jika ketergantungan dan perbandingan terus terjadi. Hal buruk yang dapat terjadi oleh remaja di media sosial adalah kekerasan berbasis gender (KBGO). 

Di sisi lain, media sosial menjadi “jendela dunia” lain yang mampu memberikan dampak positif untuk remaja. Keterbukaan dan ketersediaan informasi yang luas menjadi ruang belajar untuk remaja mengeksplorasi pengetahuan, hobi, hingga identitas diri. Media sosial memberikan kesempatan untuk remaja berjejaring dengan orang lain tanpa batasan lokasi. Selain itu, kesempatan remaja untuk menemukan hobi, kegiatan, hingga pekerjaan yang mereka minati terbuka luas. 


Diskusi Kultural: Remaja dan Kesehatan Reproduksi merupakan kolaborasi antara PPH UAJ dan PKBI DKI Jakarta untuk menyediakan ruang diskusi dalam membahas isu-isu penting bagi remaja. Tonton siaran ulang sesi Diskusi Kultural: Remaja dan Kesehatan Reproduksi di sini.