Publikasi / Research Report

[PEN] Faktor Risiko dan Perlindungan Penularan HIV pada Pasangan Tetap Heteroseksual di Indonesia

  • by PPH UAJ
  • 01 March 2016

Ketersediaan beberapa pilihan intervensi pencegahan HIV pada pasangan dapat dimanfaatkan oleh Indonesia yang sedang mengalami peningkatan kasus HIV dari hubungan seks heteroseksual. Namun pemahaman tentang karakteristik dan pola-pola interaksi sosial dan seksual di antara pasangan tetap harus diperoleh terlebih dahulu sebelum mengembangkan intervensi yang tetap sasaran dan secara kultural sesuai dengan situasi sosial pada pasangan tetap tersebut. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Penelitian HIV AIDS Atma Jaya, bekerja sama dengan Kemkes, KPAN atas dukungan UNFPA bermaksud untuk mengembangkan intervensi yang mampu laksana dan mampu diterima oleh penyedia layanan maupun pasangan tetap untuk mencegah penularan HIV pada pasangan tetap berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah ada baik yang dilakukan di negara lain maupun praktek-praktek yang telah berlangsung di Indonesia terkait dengan intervensi tersebut. Untuk itu, dua langkah yang dilakukan dalam pengembangan intervensi adalah: pertama, mengkaji pengetahuan terkini tentang permasalahan dalam penularan HIV pada pasangan tetap dan memetakan berbagai jenis intervensi yang menargetkan pasangan tetap untuk pencegahan HIV. Kedua, melakukan kajian lapangan untuk untuk memperoleh situasi terkini yang terjadi di lapangan yang diharapkan bisa memberikan perspektif empiris dari situasi penualaran HIV pada pasangan tetap heteroseksual.

Langkah pertama telah dilakukan dan telah dijadikan dasar dan perspektif untuk melaksanakan langkah yang kedua yaitu kajian lapangan. Kajian lapangan ini secara spesifik dimaksudkan untuk melihat dinamika interaksi seksual pasangan tetap yang mungkin menempatkan dalam posisi berisiko atau terlindungi dari penularan HIV. Selain itu juga dimaksudkan untuk menggali pengalaman atas pelaksanaan program atau intervensi yang telah atau sedang dilaksanakan di lima tempat (Denpasar, Makassar, Suabaya, Bandung, Jakarta) dan melihat seberapa jauh pemanfaatan layanan yang ada termasuk faktor yang menghambat atau mendukung.

Baca tulisan selengkapnya dengan klik tombol unduh di bawah ini.