Publikasi

Penyalahgunaan NAPZA: Risiko & Kerentanannya

  • by Yohanes Gentar
  • 09 July 2020

Dalam penyelahgunaan napza, tak dapat dipungkiri bila anak muda merupakan kelompok yang rentan. Survei yang dilakukan LIPI dan BNN pada tahun 2018, menunjukkan 2,3 juta pelajar atau mahasiswa di Indonesia pernah mengonsumsi narkotika. Angka itu setara dengan 3,2% dari populasi kelompok tersebut. Dari data survei, alasan mereka menggunakan napza bermacam, paling banyak mengaku karena ingin tahu atau coba-coba (64%), karena bujukan teman (16.8%), ajakan/bujukan/ancaman teman (6.6%), dan sisanya alasan lain seperti stress baik karena masalah pribadi ataupun keluarga, dijebak, ajakan pacar dan lain sebagainya. 

Berdasarkan kondisi tersebut, Pusat Penelitian HIV AIDS UNIKA Atma Jaya (PPH UAJ) menyelenggarakan kegiatan Lecture Series (LS) Virtual dengan tajuk “Penyalahgunaan NAPZA: Risiko & Kerentanannya” pada Jumat sore (03/07) via Zoom. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para peserta mengenai risiko penyalahgunaan napza sehingga mereka dapat lebih waspada.

 

 

Silakan pilih (klik) simbol unduh (download) pada bagian bawah artikel ini untuk mendapatkan pemaparan materi dari Lecture Series Virtual bertajuk “Penyalahgunaan NAPZA: Risiko dan Kerentanannya. Ketahui Risiko Penyalahgunaan NAPZA terhadap Anak Muda dan Remaja Sebagai Kelompok Rentan”. Isi formulir pengunduhan dan Anda akan file akan terunduh SECARA OTOMATIS.