Community Engagement untuk Menyusun Strategi Pencegahan IMS dengan Antibiotik pada LSL dan Transpuan
PPH UAJ bersama dengan OUCRU Indonesia dan Universitas Udayana melakukan pertemuan dengan komunitas untuk mendiskusikan strategi pencegahan infeksi menular seksual (IMS) menggunakan antibiotik pada populasi Lelaki seks dengan lelaki (LSL) dan transpuan.
Pertemuan ini mengundang perwakilan komunitas yang bergerak dalam isu HIV, infeksi menular seksual (IMS), serta kesehatan komunitas lelaki seks dengan lelaki dan transpuan. Komunitas terdiri dari organisasi sipil masyarakat dan jaringan komunitas yang berasal dari Jakarta, Bandung dan Bali. Komunitas yang hadir termasuk:
- GWL-INA
- Jaringan Transformasi Indpnesia (JTID)
- Inti Muda Indonesia
- Yayasan Pesona Jakarta (YPJ)
- Yayasan Intermedika (YIM)
- Yayasan Sanggar Swara
- Inti Muda Jakarta
- Inti Muda Jawa Barat
- Yayasan Srikandi Pasundan
- Yayasan Puzzle
- Gaya Dewata
Secara khusus, Community Engagement ini memberikan informasi tentang penelitian PRYSMA kepada komunitas, yaitu
- Mensosialisasikan tujuan, metode, dan tahapan penelitian.
- Mengidentifikasi potensi isu, risiko, dan tantangan dalam pelaksanaan penelitian di komunitas.
- Mengumpulkan saran terkait strategi komunikasi, rekrutmen partisipan, dan keterlibatan masyarakat.
- Membangun kemitraan dan kepercayaan antara tim peneliti dan komunitas.
Pertemuan dihadiri oleh Evi Sukmaningrum Ph.D dan Gaby Gabriela Langi MPH sebagai perwakilan dari PPH UAJ pada 19-20 dan 23 Februari 2026 di Kampus Semanggi, Unika Atma Jaya.
Prof. Raph L. Hamers sebagai Responsible Investigator PRYSMA dari OUCRU Indonesia dan Prof. dr. Pande Putu Januraga, M.Kes., DrPH sebagai peneliti utama dari CPHI Universitas Udayana juga turut hadir.
Pertemuan ini menjadi wadah partisipasi untuk memastikan proses dan hasil penelitian relevan, etis, dan dapat diterima oleh komunitas. Harapannya, penelitian ini dapat mengakomodir masukan dan pandangan dari representasi komunitas terkait pelaksanaan penelitian. Kami berharap penelitian dapat sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan etika komunitas.
Tentang PRYSMA
OUCRU Indonesia bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya melaksanakan penelitian yang berjudul “Periodic Presumptive Treatment or Doxycycline Post-Exposure Prophylaxis for STI Control Among MSM and Transgender Women in Indonesia (PRYSMA)“.
Penelitian PRYSMA merupakan studi sosial dan uji klinis. Studi ini bertujuan untuk menguji strategi pencegahan infeksi menular seksual menggunakan antibiotik pada populasi LSL dan transpuan.




