Yes, I Can! Kenali Potensi Diri: PPH UAJ dan Fakultas Psikologi UAJ Latih Mantan Petugas Penjangkau HIV.
Perubahan kebijakan pendanaan internasional untuk program penanggulangan HIV di Indonesia memberikan dampak signifikan terhadap keberlangsungannya kegiatan berbasis komunitas. Salah satu dampak nyata adalah banyaknya petugas lapangan sebagai penjangkau orang yang hidup dengan HIV, pendamping populasi kunci, dan pendamping sebaya yang kehilangan pekerjaan serta sumber penghasilan.
Merespons kondisi tersebut, PPH UAJ berkolaborasi dengan Fakultas Psikologi UAJ mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Mengenali Potensi Diri, Yes I Can!”.
Program pelatihan potensi diri untuk mantan penjangkau HIV ini diselenggarakan selama dua hari pada 22–23 Juli 2026 di Aula D, Kampus Semanggi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta.
Membuka peluang baru lewat pendekatan reflektif
Pelatihan ini memfasilitasi 18 orang peserta yang merupakan mantan petugas lapangan HIV dan pendamping sebaya berusia minimal 18 tahun. Seluruh peserta hadir dengan komitmen tinggi untuk membekali diri dalam menghadapi masa transisi karir.
Bersama Gracia Simanullang sebagai Fasilitator dan Sari Lenggogeni sebagai Co-Fasilitator dari PPH UAJ, pelatihan ini bertujuan mengenali keterampilan diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan menelusuri kebutuhan peningkatan kapasitas.
- Membantu peserta mengenali potensi dan kekuatan diri.
- Meningkatkan rasa percaya diri dan optimisme untuk memulai langkah baru.
- Mengidentifikasi dukungan sosial di sekitar peserta.
- Membimbing peserta dalam menyusun rencana karir atau usaha yang jelas.
Sepanjang dua hari pelatihan, peserta dibekali serangkaian materi komprehensif berbasis modul Yes, I Can! (YIC), yang meliputi:
- Pengenalan diri dan potensi diri.
- Penentuan tujuan karir atau usaha mandiri.
- Pembangunan dan pemanfaatan dukungan sosial.
- Pemahaman nilai dan sikap dalam dunia kerja.
- Peningkatan keyakinan diri (self-efficacy).
- Penyusunan rencana tindak lanjut.
Ruang aman untuk berbagi dan belajar
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, hangat, dan interaktif. Penjangkau orang dengan HIV dan pendamping sebaya merasa terbuka untuk berbagi dan saling mendukung. Ruang aman ini mendorong para peserta untuk melakukan refleksi diri, berdiskusi kelompok, serta membagikan tantangan maupun harapan mereka.
Peserta terlibat penuh saat menyusun rencana tindak lanjut yang menjadi pijakan konkret mereka setelah pelatihan.
Pentingnya menumbuhkan rasa percaya diri
Pelatihan potensi diri untuk penjangkau orang dengan HIV menegaskan pentingnya menyediakan ruang yang aman (safe space) bagi sesama pendamping untuk saling berbagi dan membangun kembali rasa percaya diri yang sempat terguncang akibat kehilangan pekerjaan.
Salah satu temuan menarik selama pelatihan adalah bahwa sebagian besar peserta sebenarnya memiliki modal yang sangat kuat. Pada awalnya, banyak dari mereka yang meragukan diri sendiri ketika menyampaikan kekuatan diri. Padahal, bekerja sebagai penjangkau dan pendamping sebaya memberikan mereka kemampuan komunikasi yang baik dan serta jejaring komunitas yang luas. Namun, mereka belum menyadari bahwa kompetensi tersebut sangat transferable dan berharga untuk mengembangkan karir di bidang lain maupun memulai usaha mandiri.
Melalui pendekatan reflektif dalam modul Yes, I Can!, para peserta mulai menyadari potensi diri yang terselubung tersebut dan melihat berbagai peluang baru yang belum pernah mereka pertimbangkan sebelumnya sebagai penjangkau orang dengan HIV.
Tim Fasilitator Pelatihan
- Dr. Maria Th. Asti Wulandari, M. Psi., Psikolog (Dosen Fakultas Psikologi UAJ)
- Gracia Valeska Simanullang Ph.D (Dosen Fakultas Psikologi UAJ dan Direktur PPH UAJ)
- Sari Lenggogeni (PPH UAJ)
- Lydia Verina Wongso (Lentera Anak Pelangi)
- Dheandra Rafael (Mahasiswa Fakultas Psikologi UAJ)
- Odelia Putri Subroto (Mahasiswa Fakultas Psikologi UAJ)
- Maikel Philips Apaseray (Mahasiswa Fakultas Psikologi UAJ)



